10 Kebiasaan Memasak yang Tidak Kita Ketahui Ini Ternyata Bisa Berbahaya

Memasak di rumah punya banyak kelebihan. Menyantap makanan yang dimasak di rumah lebih sering membantumu memenuhi kebutuhan bahan pangan yang diperlukan, begitu menurut penelitian. Tapi, mengikuti aturan tertentu agar makanan tetap aman dikonsumsi adalah sangat penting.

Kami di Sisi Terang memutuskan untuk menyelam lebih dalam dan mencari tahu kesalahan-kesalahan umum yang kita semua lakukan ketika memasak.

Mustahil kita mengenali bakteri berbahaya baik dari tampilan atau rasa makanan. Tapi, sejumlah kecil bakteri jenis itu saja bisa menyebabkan keracunan makanan serius. Untuk menghindarinya, buang produk makanan apa pun yang kamu curigai telah rusak.

1. Menghilangkan bekuan daging di luar

Rentang suhu yang dianggap berisiko untuk menyimpan makanan adalah antara 5 °C sampai 60 °C. Pada suhu ini, bakteri makanan berbahaya bisa tumbuh dengan cepat. Inilah sebabnya kamu harus selalu menghilangkan bekuan daging hanya di dalam kulkas atau microwave.

2. Mencuci daging mentah

Kita beranggapan, bahwa mencuci berarti membersihkan sesuatu. Tapi hal ini tidak berlaku dalam hal daging. Mencuci daging unggas, sapi, kambing, atau domba sebelum memasaknya tidak dianjurkan oleh para spesialis. Alasannya karena bakteri dari daging bisa dengan mudah menyebar kepada produk-produk, permukaan, dan alat-alat lain.

3. Mendinginkan makanan sebelum memasukkannya ke dalam kulkas

Aturan ini punya alasan yang sama buruknya dengan menghilangkan bekuan daging di luar kulkas: bakteri cepat tumbuh pada suhu 5 °C sampai 60 °C. Itu sebabnya, meniggalkan produk yang mudah rusak di luar kulkas selama lebih dari satu atau 2 jam bisa sangat berbahaya.

4. Mencicipi makanan untuk mengecek apa sudah basi

Mustahil kita mengenali bakteri berbahaya baik dari tampilan atau rasa makanan. Tapi, sejumlah kecil bakteri jenis itu saja bisa menyebabkan keracunan makanan serius. Untuk menghindarinya, buang produk makanan apa pun yang kamu curigai telah rusak.

5. Mencicipi adonan mentah

Tidak seharusnya kamu makan telur mentah dalam bentuk apa pun. Kemungkinan besar telur itu mengandung bakteri yang dikenal sebagai salmonella, yang cukup berbahaya bagi manusia. Lebih dari itu, jangan cicipi adonan mentah, meskipun tanpa telur, sebab tepung bisa mengandung bakteri E. coli yang bisa menyebabkan berbagai infeksi.

6. Memarinasi daging atau ikan di luar

Ini adalah jenis kesalahan memasak lain yang bisa menyebabkan keracunan makanan. Sekali lagi, ingat tentang rentang suhu berisiko bagi pertumbuhan bakteri. Ketika kamu memarinasi daging di luar kulkas, kamu melanggar aturan ini.

7. Memasak daging atau ikan tidak sampai matang

Makanan dianggap aman hanya kalau dipanaskan sampai suhu tertentu. Inilah cara terbaik untuk memastikan bahwa semua bakteri sudah lenyap. Untuk memastikan bahwa daging dimasak dengan benar, kamu bisa memakai termometer dapur.

8. Tidak mencuci tangan sebelum memasak

Bakteri hidup di semua permukaan, bahkan di permukaan tangan kita. Bayangkan betapa banyaknya benda yang kamu sentuh dalam sehari, dan saat mulai memasak tanpa mencuci tangan, kamu bisa memindahkan semua bakteri itu ke makananmu. Dan jangan lupa mencuci tanganmu setelah selesai memasak!

9. Membeli ayam yang disuntik air garam atau ditambah air

Banyak produsen unggas menyuntikkan air garam atau air ke dalam daging untuk menambah bobot produk mereka. Pertama, produk seperti itu tidak begitu aman, jadi perhatikan saat membeli ayam dan baca bahan yang ditambahkan dengan cermat. Bahan-bahan yang ditambahkan ini juga bisa memengaruhi rasa makananmu.

10. Memaparkan madu pada suhu tinggi

Menurut penelitian, mengekspos madu pada suhu tinggi bisa menyebabkan penurunan kualitas dan meningkatkan senyawa karsinogen. Jadi, lebih baik tidak menambahkan madu ke dalam teh atau makanan panas, misalnya.

Apa kamu punya tips-tips memasak tersendiri agar makanan aman dikonsumsi? Bagikan jawabanmu kepada komunitas Sisi Terang, ya!

Kredit foto pratinjau shutterstock.com, shutterstock.com
Bagikan Artikel Ini