20+ Orang Ini Paham Betul Cara Mengubah Balkon Polos Menjadi Karya Seni

Ada segelintir orang yang mampu mengubah hampir segalanya menjadi karya seni, memberikan hawa kehidupan pada barang-barang tua yang tidak berguna, dan membuat tempat yang paling aneh menjadi nyaman. Contohnya, balkon, bahkan yang terkecil sekali pun, dapat diubah menjadi tempat yang indah untuk menikmati waktu senggang.

Sisi Terang selalu menyukai perubahan semacam ini, jadi, kami ingin berbagi kompilasi dari contoh-contoh terbaik yang berhasil kami temukan.

“Mempercantik balkon kecil”

“Foto ini menangkap 2 tempat favoritku di rumah kami.”

“Kursi bundar di balkon dan sofa yang cuma kelihatan sedikit di dalam ruangan dengan lampu cokelat untuk membaca.”

“Sempurna untuk melihat matahari terbenam sambil menikmati minuman setelah hari yang panjang!”

“Tenda kucing ini terlihat nyaman sekali.”

Golden hour di balkonku”

“Kantor rumah baru dan taman balkonku. Aku merawat hampir semua tanaman yang ada di sini sendiri. Juga anjing itu.”

Kamu dapat membuat tempat untuk bersantai, bahkan di kota.

Balkon apartemen temanku di Santa Monica”

“Aku membeli set bistro dari toko tahun lalu.”

“Sebenarnya warnanya putih dan catnya sudah terkelupas. Aku mengelupas semuanya semampuku dan menyemprotkan cat baru.”

Balkonku, siap untuk musim panas

“Memberi balkon kami nyawa baru hari ini!”

“Halaman belakang rumahku adalah balkon 4,5 meter persegi.”

“Menambahkan sentuhan akhir ke balkonku!”

“Hasil karya kami untuk musim panas yang nyaman!”

“Zona zen luar ruanganku, malam musim semi Minnesota”

“Balkonku sudah mencapai bentuk akhirnya.”

“Pemandangan dari balkon yang kurancang. Ada satu hal yang aku pelajari, yaitu pencahayaan membuat semuanya berbeda.”

“Ayahku punya ide untuk membeli rumput palsu.”

“Aku awalnya sangsi, tapi kemudian malah jatuh cinta dan menyadari rumput palsu benar-benar menyatukan seluruh ruang.”

“Balkon kami. Ibuku menyukai bunga-bunganya!”

“Di sinilah tempat istirahatku.”

“Kursi telur ini adalah barang terbaik yang aku beli tahun ini. Meski tidak murah, tapi sepadan.”

“Menyenangkan sekali rasanya di sini.”

“Bahkan saat musim dingin, ketika pohon-pohon di depan ini diselimuti salju, aku bisa menyesap minuman panas yang nikmat di pagi hari.”

“Beginilah bentuk balkonku saat ini.”

“Seseorang punya kebiasaan membeli satu atau tiga tanaman sukulen kecil setiap kali pergi ke toko. Beginilah jadinya.”

Apa kamu juga sering menghabiskan waktu luang di balkon? Apa saja yang ingin kamu ubah di sana?

Bagikan Artikel Ini