Sisi Terang
BaruPopuler
Inspirasi
Kreativitas
Luar Biasa

Teman yang Menyayangi Anakmu Layaknya Anak Sendiri Sangatlah Istimewa, Ini Alasannya

1-1-
332

Melihat temanmu sangat menyayangi anakmu tentu menyenangkan. Mereka punya ikatan khusus, makan es krim bersama, dan bermain bersama tanpa henti, yang menjadikan persahabatanmu dengannya semakin berharga. Tapi ini bukan sekadar rasa nyaman yang diberikan hubungan itu kepadamu—kontribusi dan kasih sayang manis ini memberikan sesuatu yang lebih daripada perkiraanmu.

Sisi Terang yakin bahwa teman semacam ini adalah anugerah, baik bagimu maupun bagi anakmu. Jadi, jangan lupa memeluknya saat kalian bertemu lagi nanti!

Mereka telah memilihmu dan anak-anakmu.

Teman-teman dekatmu adalah keluargamu. Kamu telah melalui suka duka bersamanya, dan jika mereka masih bersamamu dan anak-anakmu, kemungkinannya mereka akan tetap menjadi teman dekatmu selamanya. Mereka mencintaimu dan anak-anakmu bukan karena keharusan, tapi karena mereka memilih untuk melakukan itu, dan cinta ini takkan berakhir.

Mereka menyukai semua bagian yang penting bagimu.

Hidup jelas berubah setelah kamu punya anak, dan sekarang anak-anakmu menjadi pusat perhatianmu. Kamu meninggalkan banyak hal yang dulu biasa kamu kerjakan untuk lebih fokus pada keluargamu. Karena itu, kamu mungkin kehilangan beberapa teman, tapi mereka yang menyayangi anak-anakmu tidak akan pergi ke mana-mana sebab mereka akan selalu ada untukmu dan anak-anakmu, dan kamu tidak perlu memilih antara mereka dengan anak-anakmu. Mereka tetap sama dan entah bagaimana, rasanya memang ditakdirkan seperti itu.

Kamu bisa mempercayakan anak-anakmu kepada mereka.

Dia senang mengawasi anak-anakmu dari waktu ke waktu agar kamu bisa beristirahat beberapa jam. Dan dia adalah pengasuh terbaik yang tahu semuanya tentang anak-anakmu. Kamu yakin mereka takkan menyuapi anakmu dengan kacang karena tahu anak-anakmu alergi, dan akan membelikan anak-anakmu kaus dinosaurus hijau karena tahu anakmu terobsesi warna hijau dan dinosaurus. Kamu memercayainya seperti kepada diri sendiri, dan dia memercayaimu dengan cara yang sama.

Mereka sungguh peduli dan ceritamu ditanggapi dengan serius.

Dia bukan hanya mau mendengar cerita pengasuhan dan masalahmu selamanya, tapi juga memberikan nasihat terbaik. Dia ingin merayakan kemenangan anak-anakmu bersamamu dan dia pasti akan ikut menangis di hari wisuda mereka.

Dia adalah teman yang lebih tua bagi anak-anakmu.

Ada situasi saat anak-anakmu merasa tidak nyaman berbicara denganmu. Mereka tidak akan selalu mendengarkanmu, menceritakan semua detail kisahnya, atau mengajukan pertanyaan yang kamu harapkan. Tapi itu semua bisa terpenuhi sebab di sisi anak-anakmu ada orang dewasa bijaksana yang mereka percaya dan bisa dimintai nasihat atau bantuan. Tanpa banyak tanya, tanpa menghakimi, mereka ada untuk anak-anakmu.

Merekalah panutan yang dikagumi anak-anakmu.

Ketika anak-anak tidak mau mendengarkanmu, mungkin mereka akan mendengarkan teman-temanmu yang peduli kepada mereka. Merekalah yang mereka kagumi, dan dari mereka anak-anakmu belajar tentang kepedulian, kebaikan, kasih sayang, dan cinta tanpa syarat.

Merekalah orang tua bonus bagi anak-anakmu yang sungguh merupakan keistimewaan.

Cinta tidak pernah berlebihan, dan semakin banyak orang yang mencintai anak-anakmu, maka semakin baik dan semakin mudah hidup mereka. Mereka beruntung telah memiliki begitu banyak orang yang bisa membantu dan bisa diandalkan dalam situasi apa pun. Mereka punya tambahan orang yang mencintai tanpa syarat—dan bukankah itu hadiah yang terbaik?

Apa kamu punya teman seperti yang kita bahas tadi? Tuliskan catatan betapa berterima kasihnya kamu kepada temanmu dan kirimkan kepada mereka!

1-1-
332
Bagikan Artikel Ini