Ikuti 10 Tips Pengacara Perceraian Ini Agar Kamu Tidak Menjadi Kliennya

Pernikahan yang indah dan bahagia pastinya membuatmu bahagia juga, begitulah menurut psikolog Harvard Dr. Daniel Gilbert. Dia menyatakan, orang-orang yang sudah menikah lebih bahagia dibanding yang masih melajang karena salah satu faktor kebahagiaan manusia terbaik adalah kualitas hubungan sosialnya. Akan tetapi, menjalani pernikahan yang bahagia tidaklah mudah, dibutuhkan banyak usaha, pengorbanan, dan cinta yang tulus di antara suami dan istri.

Sisi Terang sudah mengumpulkan 10 tips penting dari pakar perceraian yang menuntunmu dalam menjaga atau mengubah pernikahanmu menjadi bahagia dan harmonis.

1. Jangan kesampingkan masalah “kecil”.

Mau seberapa kecil masalah yang kamu hadapi pada awalnya, jika terus dibiarkan, masalah-masalah kecil ini akan menumpuk dan mengakibatkan perdebatan yang lebih besar serta buruk di masa depan, atau bahkan menimbulkan kebencian di antara kamu dan pasangan. Jika terus dibiarkan, semuanya akan menjadi begitu kuat sehingga berpotensi merusak pernikahan. Pengacara perceraian, James Sexton, mengatakan pernikahan ibarat makhluk hidup. Kedua belah pihak harus bertanggung jawab dan tidak membiarkan kebencian menumpuk karena kita tidak mau menghadapi masalah yang mengikuti.

2. Bahas kebutuhan satu sama lain.

Menyampaikan apa yang kamu butuhkan dan inginkan kepada pasanganmu untuk memastikan kalian berdua memahami satu sama lain dengan baik dan memastikan tidak ada rahasia ataupun kesalahpahaman adalah hal yang baik. Menurut Sexton, memperhatikan kebutuhan diri sendiri dan pasangan sangatlah penting. Jadi, kamu dan pasangan harus selalu terbuka untuk membahas tentang hal-hal seperti ini: apa yang kamu dan pasangan butuhkan, inginkan, sukai, dan tidak sukai.

3. Tindakan tanpa pamrih adalah hal terpenting yang bisa kamu lakukan dalam sebuah hubungan.

“Hal-hal kecil” dan mendetail dalam hubunganmu tidak boleh serta-merta diabaikan atau dilupakan. Jika kamu ingin membuatkan kopi untuk pasanganmu di pagi hari, jangan berhenti melakukannya. Jika kamu ingin memberikan kejutan dengan hadiah kecil atau makanan ringan favorit pasanganmu sekali seminggu — teruslah lakukan. Hal yang sama berlaku untuk segala gestur kecil dalam pernikahanmu. Segala hal kecil ini sangatlah berarti dan terkadang cukup untuk menciptakan senyuman di wajah pasanganmu.

Menurut Sexton, hal-hal simpel bisa membawa manfaat besar dan sangat penting bagi suatu hubungan. Bukan cuma itu, tapi tindakan tanpa pamrih untuk pasanganmu juga dapat meningkatkan kualitas pernikahanmu. Melupakan hal-hal kecil setelah kalian bersama cukup lama memang biasa terjadi. Meski begitu, sebaiknya kamu selalu menjaga hal-hal kecil, tapi super penting ini untuk selalu menunjukkan cintamu kepada pasangan dan jangan menghapusnya dari pernikahanmu.

4. Menghabiskan 15 menit saja dalam sehari khusus untuk satu sama lain akan membawa banyak manfaat.

Menghabiskan waktu berkualitas bersama adalah kunci menuju pernikahan yang harmonis dan bahagia. Meski hanya 15 menit saja dalam sehari, asalkan waktunya tepat dan spesial hanya untukmu dan pasangan, manfaatnya tetaplah besar. Menunjukkan rasa sayang seperti yang kamu lakukan saat masa-masa pacaran, mendengarkan satu sama lain, membahas rencana, tujuan, dan pernikahan, semua ini tidak boleh dilupakan atau dihapus hanya karena kalian telah menikah untuk waktu yang lama.

5. Jangan sembunyikan pujian.

Pujian seharusnya tidak hanya disimpan dalam hati, dalam kesempatan-kesempatan tertentu, kamu dan pasangan pasti ingin sekali dipuji di depan umum, baik itu di depan orang lain, teman, atau anggota keluarga. Jadi, jika pasanganmu menyampaikan bahwa dia senang dipuji di depan umum, jangan takut untuk mengungkapkannya.

6. Orang-orang mungkin mengidamkan bentuk cinta yang berbeda darimu, jadi, kamu harus beradaptasi.

Beberapa hal tertentu yang kamu anggap romantis belum tentu dianggap sama di mata pasanganmu dan mungkin dia menginginkan yang lebih. Kamu punya preferensimu sendiri soal menunjukkan rasa cinta atau melakukan tindakan penuh kasih sayang, sementara pasanganmu mungkin punya pandangannya sendiri. Hanya karena kamu berpikir mawar adalah bunga yang sempurna untuk menunjukkan rasa cinta, bukan berarti pasanganmu beranggapan sama. Kamu harus tahu apa yang pasanganmu suka, apa yang dia anggap romantis, dan kamu harus beradaptasi dengannya agar kamu dapat memberinya kadar cinta yang layak dia dapatkan.

7. Jangan pernah berpikir untuk mengabaikan dirimu sendiri hanya karena kamu sudah punya pasangan.

Hanya karena kamu dan pasangan telah bersama selama bertahun-tahun, bukan berarti kalian harus berhenti memedulikan penampilan. Memang, kemungkinan besar, pasanganmu mencintaimu apa adanya, tapi menunjukkan bahwa kamu masih ingin terlihat bugar dan berpakaian bagus untuk pasangan adalah hal yang baik untuk pernikahanmu.

8. Beraktivitas bersama memang penting, tapi ingatlah untuk menjalani kehidupan di luar pernikahan.

Kamu dan pasangan tidak mungkin hanya terus-menerus bekerja, lalu makan bersama, menonton TV sebentar, kemudian tidur setiap hari. Ada baiknya kalian melakukan kegiatan yang kalian berdua sukai bersama-sama, kebiasaan ini akan menunjukkan kepedulianmu terhadap hubunganmu dan pasangan, sekaligus menunjukkan bahwa kamu benar-benar nyaman di dekat pasanganmu. Di sisi lain, menghabiskan waktu terpisah dan menikmati waktu sendiri juga tidak boleh dilupakan, kamu bisa menggeluti hobi yang kamu suka atau berkumpul dengan teman-teman. Setiap hubungan membutuhkan keseimbangan yang sehat seperti ini.

9. Kalau hubungan kalian tidak seperti sahabat — ada yang salah dalam hubungan kalian.

Pernikahan bukanlah sekadar kontrak atas nama hukum dan harus lebih dari sekadar hubungan cinta saja, pernikahan harus menjadi hubungan persahabatan. Menurut pakar perceraian, Dr. John Gottman, persahabatan yang mendalam adalah fondasi untuk pernikahan yang bahagia. Menurutnya, pasangan yang bahagia harus saling mengindahkan dan menikmati waktu bersama. Keduanya harus mengenal satu sama lain dengan baik. Hal-hal seperti apa yang disukai dan tidak disukai, kepribadian, serta harapan dan mimpi harus saling dimengerti oleh kedua belah pihak.

10. Jangan sampai pasanganmu lupa seberapa besar kamu mencintai dan menghargainya.

Mengatakan, “Aku mencintaimu,” setiap hari, baik di pagi hari, sebelum tidur, ataupun kapan saja, adalah hal yang mudah dilakukan dan dapat membuat hari pasanganmu lebih indah. Ucapan, tindakan, dan hal apa pun yang menunjukkan rasa sayangmu ke pasangan bisa membawamu ke pernikahan yang bahagia. Selain itu, ketika rasa cinta dan sayang agak memudar di hatimu, jangan pernah mengabaikan kata-kata tadi. Malah sebaliknya, di kala itulah kata-kata ini memegang peran paling penting agar perasaan sayangmu tumbuh kembali.

Apa menurutmu pernikahan hanyalah kontrak hitam di atas putih atau sesuatu yang lebih dari itu? Dan bagi kalian yang sudah menikah, tips dan rahasia apa yang bisa kamu berikan kepada pasangan lain agar mereka selalu bahagia, saling mencintai, dan kelak merasakan pernikahan yang harmonis?

Bagikan Artikel Ini