Sisi Terang
BaruPopuler
Inspirasi
Kreativitas
Luar Biasa

20+ Situasi yang Membuktikan Kalau Kunci Utama Mengasuh Anak Adalah Kesabaran

Tak ada yang mengubah hidup kita secara drastis selain kehadiran bayi dalam keluarga. Meskipun setiap anak memang berbeda, para orang tua pasti paham rasanya menghadapi ratusan situasi dalam ilmu pengetahuan yang bikin stres ini. Ilmu ini disebut hubungan antara anak dan orang tua.

Kami di Sisi Terang kerap menemukan cuitan dan foto yang bikin kita bilang, “Ya, aku dan anakku pernah mengalami yang seperti ini.” Fitur bonus di bagian akhir artikel ini akan memberimu gambaran bagaimana keaktifan anak-anak bisa bikin siapa pun kelelahan.

“Keponakan laki-lakiku yang berusia 13 tahun mengepak barang-barangnya ke dalam kotak sepatu untuk dibawa ke rumah kami akhir pekan ini. ’Kalau pakai koper kegedean,’ katanya.”

“Putraku menemukan sepotong batu bata di luar, lalu dia memasukkannya ke dalam kantong Ziploc biar aman, dan dibawa ke dalam rumah.”

L-leksikologi: ilmu kata-kata.

“Putraku yang berusia 4 tahun memberi adiknya yang berusia setahun beberapa tisu basah saat kami masih tidur. Totalnya ada lima bungkus...”

“Jangan meninggalkan kamar, jangan sampai bikin kesalahan yang sama.”

“Aku mencuri salah satu permen ini dari tumpukan Natal punya anakku dan dengan berat hati aku baru sadar kalau sebenarnya ini adalah sabun.”

“Hidupku tak akan pernah sama lagi setelah punya anak.”

“Beginilah cara putriku memotong keju.”

Sekali salah omong, kamu jadi manusia antik.

“Hari ini putriku belajar main petak umpet.”

“Saat mendongak dan melihat baju musim dingin putriku sedang dikeringkan, aku hampir aja kena serangan jantung.”

Cuma perlu satu daun untuk berubah dari lezat jadi menjijikan.

“Lain kali kalau kamu mendengar ada orang menyebut-nyebut rasanya punya anak, tunjukkan ini kepada mereka.”

“Aku enggak akan pernah siap menghadapi ini.”

“Putri kecilku punya PR menggambar sayap dan kaki naga ini.”

“Buat apa punya cermin kalau bisa melihat refleksi diri kita pada anak-anak kita?”

“Inilah jadinya kalau kamu punya anak laki-laki dan perempuan.”

Muslihat seorang ibu.

“Reaksi putraku saat tahu aku memasukkan daun selada ke kotak makan siangnya”

“Aku dapat hadiah Natal berupa mantel, dan batitaku dapat spidol baru.”

“Putraku bilang dia mencoba melemparkan remote ke rak TV...”

Anak-anak itu punya logikanya sendiri.

“Putriku belajar menulis kata pertamanya dan mengukirnya di kursi ayahku. Kejadiannya sudah bertahun-tahun yang lalu.”

Bonus: Bola bulu kami baru menyadari betapa melelahkannya punya 3 anak kecil di rumah. Padahal baru 10 hari.

Menurutmu, apa buktinya kalau menjadi orang tua itu merupakan ilmu pengetahuan paling ruwet?

Kredit foto pratinjau Erratic_Professional / reddit
Bagikan Artikel Ini