Sisi Terang
Sisi Terang

Aku Menggembok Pintu Kamar Putriku untuk Melindungi Barang-Barangnya dari Putri Kakak Iparku

Hidup dengan seorang remaja di rumah itu ibarat undian, hari ini mungkin suasananya adem-adem saja, sementara besok bisa menjadi seperti badai. Saat ada 3 remaja yang tidak rukun di dalam satu rumah, kamu hanya bisa berharap konflik takkan terjadi. Untungnya, semua ini bersifat sementara, dengan kesabaran dan keterampilan yang cukup, kamu bisa dengan mudah menemukan jalan keluar.

Sisi Terang ingin membahas suatu masalah yang dialami oleh seorang suami dan putrinya. Tim kami pun berkumpul bersama untuk mencoba mencari solusi agar Daniel bisa memecahkan masalahnya secepat mungkin.

Hei, Daniel! Terima kasih telah terbuka tentang masalah ini. Sisi Terang sudah menemukan beberapa cara agar semuanya kembali normal.

  • Lakukan pembicaraan keluarga dari hati ke hati, duduk dan bahas masalah ini di antara kalian bertiga: Amy, istrimu, dan dirimu sendiri. Minta Amy untuk mengungkapkan semua perasaannya dan menunjukkan bahwa dia kesulitan karena kurangnya privasi. Sementara itu, jelaskan kepada istrimu betapa sedihnya kamu melihat putrimu kesulitan.
    Istrimu akan memahami niatmu jika kamu benar-benar terbuka padanya dan menceritakan kekhawatiranmu.
  • Mintalah putri kakak iparmu untuk lebih menghargai privasi Amy. Jelaskan kepada mereka bahwa mengambil sesuatu tanpa izin tidak sama dengan meminjam, melainkan mencuri. Beri tahu mereka bahwa gembok itu akan dilepas begitu mereka mengetahui perbedaannya dan bersedia untuk lebih menghargai.
  • Bantu kakak iparmu mencari apartemen. Kondisinya sudah cukup sulit, dia bercerai dengan istrinya dan tak punya tempat tinggal. Mungkin dia bahkan tak punya motivasi atau energi yang cukup untuk mencari tempat tinggal karena depresi. Tawarkan bantuanmu kepadanya, sehingga dia bisa menemukan rumah baru lebih cepat.
  • Jangan lepas gembok itu dan terus perhatikan putrimu. Meski tidak terlalu terlihat, saat ini, gembok itu mencerminkan bahwa kamu mengetahui rasa frustrasi Amy dan sepenuhnya mendukungnya. Merasa tidak aman dan tidak berdaya di rumah sendiri sangatlah tidak enak, jadi, biarkan itu menjadi sumber rasa percaya bagi putrimu.
  • Yakinkan putrimu bahwa kamu takkan melepas gembok itu. Dia akan merasa lebih aman dan tenang karena kamu menunjukkan dukungan untuknya. Katakan kepadanya bahwa masalah ini bersifat sementara, dan kamu akan selalu berada di sisinya.

Masalah keluarga bisa sangat menguji karakter dan hubunganmu. Itulah sebabnya kamu harus membuat keputusan dengan bijak tanpa terburu-buru. Pertengkaran memang terkadang tidak bisa dihindari, tapi untungnya, kita selalu bisa memecahkannya jika seluruh anggota keluarga bekerja sama.

Kalau kamu merasa sulit menemukan jalan keluar atas masalah-masalahmu, jangan ragu untuk menghubungi kami. Kami pasti akan membantumu sesegera mungkin. Kirimkan saja surat kepada kami dan kami akan siap membantumu.

Kredit foto pratinjau New Africa / Shutterstock.com
Sisi Terang/Keluarga & anak/Aku Menggembok Pintu Kamar Putriku untuk Melindungi Barang-Barangnya dari Putri Kakak Iparku
Bagikan Artikel Ini