10 Perawatan Rumahan untuk Tumit Pecah-Pecah dan Mendapatkan Kaki Indah

Kamu malu melepaskan sepatu di depan orang karena tumitmu pecah-pecah? Kita menghabiskan banyak waktu untuk merawat wajah, tapi sering kali mengabaikan bagian kaki. Kurangnya perawatan dan kebersihanlah yang menyebabkan tumit kita mengalami pecah-pecah. Karena itu, kami siap membantumu.

Dapur menyimpan harta karun produk-produk menakjubkan yang bisa merawat banyak masalah ringan sehari-hari, termasuk masalah tumit pecah-pecah. Sisi Terang membawakan 10 resep langsung dari dapur untuk membantumu mendapatkan tumit sempurna.

Listerine dan cuka

Caranya:

  1. Siapkan larutan berisi 1 cup Listerine, 1 cup cuka putih, dan 2 cup air.
  2. Rendam kaki dalam larutan itu selama 15 menit.
  3. Angkat kaki, lalu gosok menggunakan batu apung untuk mengangkat sel-sel kulit mati.
  4. Bilas dengan air bersih.
  5. Keringkan, lalu oleskan pelembap.

Seberapa sering: Ulangi setiap hari sampai tumit sembuh.

Alasan keampuhan: Listerine mengandung thymol dan alkohol yang bantu melawan jamur kuku, mengobati kaki pecah-pecah, menenangkan kulit, dan menyembuhkan kutil plantar. Kandungan asam ringan yang ada dalam cuka melembutkan kulit kering dan mati, membuatnya mudah untuk dieksfoliasi.

Tepung beras, madu, dan cuka

Caranya:

  1. Buat scrub atau lulur dengan mencampur 3 sdt tepung beras, 1 sdt madu, dan 2-3 tetes cuka apel. Aduk rata sampai berbentuk pasta.
  2. Rendam kaki dalam air suam-suam kuku selama sekitar 10 menit, lalu perlahan gosok menggunakan campuran bahan-bahan tadi untuk mengangkat sel-sel kulit mati.

Seberapa sering: Ulangi proses ini 2-3 kali seminggu.

Alasan keampuhan: Tepung beras memberi efek eksfoliasi, membersihkan, dan mengembalikan kandungan mineral pada kulit. Madu adalah antiseptik alami yang bantu menyembuhkan kaki pecah-pecah. Cuka adalah asam ringan yang melembutkan kulit kering dan mati, sehingga membuatnya mudah untuk dieksfoliasi.

Pisang

Caranya:

  1. Tumbuk 2 buah pisang matang menjadi halus. Pastikan pisangnya benar-benar matang. Pisang mentah mengandung asam yang keras untuk kulit.
  2. Perlahan gosokkan pisang tumbuk tadi ke seluruh kaki, termasuk kuku dan sela-sela jari. Lakukan selama 20 menit.
  3. Setelah 20 menit, bilas kaki menggunakan air bersih.

Seberapa sering: Ulangi setiap malam sebelum tidur selama 2 minggu sampai kamu puas dengan hasilnya.

Alasan keampuhan: Pisang adalah pelembap alami kulit. Buah ini mengandung vitamin A, B6, dan C, yang bantu menjaga elastisitas kulit dan membuatnya tetap terhidrasi.

Madu

Caranya:

  1. Tambahkan 1 cup madu ke wadah berisi air hangat.
  2. Rendam kaki bersih ke dalam larutan itu, lalu perlahan pijat selama 20 menit.
  3. Perlahan lakukan eksfoliasi pada kulitmu menggunakan batu apung.
  4. Keringkan kaki, lalu oleskan banyak pelembap.

Seberapa sering: Ini bisa dilakukan secara teratur sebelum tidur.

Alasan keampuhan: Madu adalah pelembap alami. Artinya madu menarik air dari jaringan dalam ke lapisan luar kulit. Perpindahan cairan ini menciptakan efek mengenyalkan yang membantu kulit luar untuk pulih.

Minyak nabati

Caranya:

  1. Bersihkan kaki.
  2. Keringkan kaki menggunakan handuk lembut.
  3. Oleskan banyak minyak nabati pada tumit dan jari.
  4. Pakai kaus kaki yang nyaman dan bersih, lalu biarkan semalaman.

Seberapa sering: Setiap hari sebelum tidur.

Alasan keampuhan: Minyak nabati langsung diserap oleh kulit. Sebagian besar minyak nabati mengandung vitamin seperti provitamin A, D, dan E, yang bantu merawat kulit dan memproduksi sel-sel baru.

Vicks VapoRub

Caranya:

  1. Sebelum tidur, oleskan lapisan tebal Vicks VapoRub pada kakimu.
  2. Pijat selama 5 menit, lalu pakai kaus kaki nyaman (sebaiknya yang berbahan katun).
  3. Cuci kaki dengan air suam-suam kuku keesokan paginya.

Seberapa sering: Setiap hari sebelum tidur.

Alasan keampuhan: Vicks VapoRub mengandung kamper, eukaliptus, dan mentol dalam terpentin minyak. Salep jenis ini merupakan emolien, sehingga menahan kelembapan di kulit. Mentol dan eukaliptus memberikan efek dingin.

Soda kue

Caranya:

  1. Tambahkan 3 sdm soda kue ke mangkuk berisi air suam-suam kuku. Aduk rata sampai soda kue larut.
  2. Rendam kaki dalam larutan ini selama 15 menit.
  3. Angkat kaki, lalu gosok perlahan dengan batu apung.
  4. Bilas dengan air bersih, lalu keringkan kaki dengan handuk bersih.

Seberapa sering: Ulangi ini dua kali seminggu.

Alasan keampuhan: Soda kue adalah eksfolian. Bahan ini mengangkat sel-sel kulit mati dan mengandung zat antiinflamasi. Soda kue juga bisa menetralkan bau tak sedap.

Gel lidah buaya

Caranya:

  1. Rendam kaki dalam air hangat, lalu gosok menggunakan batu apung untuk mengangkat kulit mati.
  2. Keringkan, lalu oleskan lapisan tebal gel lidah buaya pada kakimu.
  3. Pakai kaus kaki katun, lalu tidur.
  4. Cuci dengan air suam-suam kuku pada keesokan paginya.

Seberapa sering: Ulangi ini setiap malam selama 4-5 hari untuk melihat hasilnya.

Alasan keampuhan: Lidah buaya mengandung vitamin A (beta-karoten), C, dan E. Vitamin-vitamin itu mengandung zat antioksidan, sementara kolesterol, kampesterol, β-sitosterol, dan lupeol yang terkandung dalam lidah buaya memiliki zat antiinflamasi. Lupeol juga berfungsi sebagai antiseptik dan analgesik. Auksin dan giberelin yang ada dalam lidah buaya membantu mengobati luka.

Vaseline dan perasan lemon

Caranya:

  1. Rendam kaki dalam air hangat kira-kira selama 20 menit. Bilas, lalu keringkan.
  2. Tambahkan 3–4 tetes air lemon yang baru diperas pada 1 sdt Vaseline. Aduk rata.
  3. Oleskan ini pada tumit dan bagian pecah-pecah lainnya di kaki.
  4. Pakai kaus kaki wol, lalu diamkan selama semalam.
  5. Cuci menggunakan air hangat pada pagi harinya.

Seberapa sering: Secara rutin sebelum tidur.

Alasan keampuhan: Vaseline berfungsi sebagai pelembap, dan kandungan asam sitrat dalam air lemon merangsang pengelupasan kulit dan pertumbuhan sel kulit baru.

Garam Epsom

Caranya:

  1. Tambahkan 1/2 cup garam Epsom ke baskom kaki berisi air hangat.
  2. Aduk rata.
  3. Rendam kaki selama 15 menit.
  4. Gosok untuk mengangkat sel-sel kulit mati.

Seberapa sering: 2–3 kali seminggu.

Alasan ini ampuh: Garam Epsom mengurangi inflamasi dan melembutkan kulit. Kandungan sulfat bantu membersihkan toksin dan logam berat dari sel, meredakan sakit, dan membantu tubuh mengeluarkan zat-zat berbahaya.

Daripada mengonsumsi obat, sebaiknya ikutilah perawatan alami. Bahan-bahannya mudah ditemukan di dapur kita, lho.

Beri tahu kami di kolom komentar masalah kesehatan apa lagi yang bisa diatasi menggunakan bahan-bahan yang ditemukan di dapur.

Kredit foto pratinjau depositphotos
Bagikan Artikel Ini