9 ​Hal yang Wajib Dilakukan dan Dihindari oleh Calon Orang Tua Agar Punya Anak Sehat dan Pintar

Ibu rela “melakukan segalanya” jika terkait kesejahteraan anak. Namun, kamu akan terkejut mengetahui betapa banyak hal yang dapat berdampak pada calon bayi selama kehamilan. Itu sebabnya kita harus berhati-hati jika sudah menyangkut kebiasaan yang kita lakukan, karena dapat memiliki dampak jangka panjang pada anak kita.

Kami semua di Sisi Terang sangat menyukai tips berguna yang meningkatkan kesehatan anak-anak. Itu sebabnya kami melakukan penelitian untuk semua ibu di luar sana dan kami ingin berbagi hal yang wajib dan tidak boleh dilakukan yang bisa diikuti selama ibu mengandung bayinya. Namun, sebelum melakukan salah satu tips ini, kamu harus selalu berkonsultasi dengan doktermu terlebih dahulu.

1. Jangan stres berlebihan karena ini bisa memengaruhi perkembangan bayimu.

Otak adalah organ pertama yang mulai terbentuk dalam kandungan. Meskipun mengalami stres jangka pendek tidak akan memengaruhi kehidupan si bayi nantinya, tetapi stres jangka panjang bisa menimbulkan berbagai efek samping. Ada kemungkinan anak cenderung mengalami attention deficit hyperactive disorder (kelainan hiperaktivitas karena kurang perhatian/ADHD), bahkan depresi saat remaja.

2. Jangan makan daging mentah atau makanan laut karena bayi bisa tertular listeriosis.

Hanya memilih makanan tertentu, terutama setelah bulan keempat kehamilan, ada kemungkinannya kelak anakmu akan tumbuh menjadi pemilih makanan. Namun bukan berarti calon ibu boleh makan apa saja. Harus tetap berhati-hati jika terkait dengan makanan tertentu yang malah memberi banyak kerugian bagi ibu (juga bayinya) daripada manfaat.

Daging dan makanan laut yang kurang matang atau mentah meningkatkan risiko keracunan makanan yang dapat menyebabkan komplikasi kesehatan pada bayi, seperti masalah dengan jantung dan ginjal mereka, infeksi otak dan darah, persalinan prematur, dan bahkan keguguran.

Juga, dengan makan ikan mentah atau terlalu banyak ikan, kamu mungkin mengekspos bayimu kepada merkuri berkadar tinggi, yang dapat mengakibatkan masalah penglihatan, masalah pendengaran, dan kerusakan otak.

3. Mengekspos perutmu ke sinar matahari sehingga bayimu dapat memiliki tulang yang sehat.

Selama bulan keenam kehamilan, bayi membuka matanya di dalam rahim. Meskipun yang dilihat itu buram, disarankan untuk mengekspos perut ke sinar matahari karena bayi di usia kehamilan ini dapat merespons cahaya. Namun, hati-hati ya. Karena terlalu banyak panas bisa berbahaya. Itu sebabnya waktu yang lebih cocok untuk mengekspos perutmu ke sinar matahari adalah sebelum jam 10 pagi atau setelah jam 3 sore.

Melindungi diri sepenuhnya dari sinar matahari langsung, aman bagi ibu dan si bayi, di saat yang sama hal ini juga dapat menyebabkan kekurangan vitamin D. Ini dapat menyebabkan berkurangnya kepadatan tulang pada anakmu, pada akhirnya menyebabkan risiko lebih tinggi terkena osteoporosis di kemudian hari. Itu sebabnya kamu harus secara teratur meminum vitamin yang diresepkan dokter untukmu.

4. Sertakan rutinitas kebugaran, ini dapat meningkatkan memori anakmu.

Berolahraga saat hamil dapat memiliki sejumlah besar manfaat kesehatan untukmu dan juga untuk si calon bayi. Aktif selama kehamilan meningkatkan neuron di otak bayimu yang bertanggung jawab untuk memori dan pembelajaran sebesar 40%. Juga, anak-anak yang ibunya memiliki rutinitas kebugaran saat hamil cenderung memiliki keterampilan motorik yang lebih baik daripada anak-anak yang ibunya tidak berolahraga.

5. Memijat perutmu bisa berdampak pada kebahagiaan anakmu.

Memijat perut selama trimester pertama dapat membuat rasa mualmu di pagi hari jadi semakin parah. Tapi, setelah trimester pertama, justru disarankan agar calon ibu dan suaminya memijat perut dengan sentuhan lembut sehingga calon orang tua dapat menjalin ikatan dengan bayi.

Ini penting karena kurangnya ikatan emosional antara bayi dan orang tuanya dapat menyebabkan masalah kesehatan mental dan berkurangnya kebahagiaan secara keseluruhan di kemudian hari.

6. Jangan mendengarkan suara terlalu keras karena ini dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah.

Bayimu yang belum lahir suka mendengarkan musik. Mendengarkan musik dapat meningkatkan kadar serotonin dan bahkan meningkatkan konsentrasi. Namun, kamu harus ingat untuk menjaga volume tetap rendah. Membiarkan perutmu terekspos pada suara keras sepanjang waktu dapat memengaruhi perkembangan bayimu dan bahkan merusak pendengarannya.

7. Bicaralah dengan bayi di perutmu, bayimu akan mengenali suaramu ketika lahir.

Pada awal trimester ketiga, bayi mulai merespons suara ibu. Bayi mulai belajar saat mereka masih di dalam rahim dan berbicara dengan mereka akan menstimulasi perkembangan bahasa. Ini adalah cara lain untuk ibu dan ayah menciptakan ikatan yang kuat dengan anak yang belum lahir.

8. Jangan bersihkan kotak kotoran kucingmu karena hal ini dapat menyebabkan komplikasi.

Aman jika berpelukan dengan kucing saat kamu hamil, tetapi membersihkan kotak kotoran hewan ini, dalam beberapa kasus, dapat menyebabkan komplikasi kehamilan dan bahkan keguguran. Kotoran kucing penuh dengan parasit dan bakteri, di dalamnya terdapat Toxoplasma gondii yang sangat berbahaya bagi calon ibu dan bayinya. Jika bayi tertular, itu dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti cacat mental dan kejang.

9. Jangan bersantai di sauna atau bak berisi air panas karena ini akan meningkatkan suhu inti tubuhmu.

Duduk di sauna dan berendam di bak mandi berisi air panas mungkin terdengar seperti cara yang baik untuk bersantai, sayangnya ini bisa sangat berbahaya bagi ibu hamil dan bayinya. Menggunakan salah satu dari pilihan ini dapat meningkatkan kemungkinan keguguran dan meningkatkan kemungkinan cacat lahir.

Apa kamu tahu tips berguna lainnya yang akan membantu calon ibu menjalani kehamilan yang lancar?

Bagikan Artikel Ini