Sisi Terang
Sisi Terang

9 Produk Bayi yang Tidak Akan Dibeli Orang Tua Berpengalaman

Kita ingin percaya bahwa semua barang yang dijual di toko aman, tapi pada tahun 2019, di Amerika Serikat, ada lebih dari 5 juta unit produk anak-anak ditarik kembali dari pasaran. Orang tua harus berhati-hati, karena produk-produk populer sekali pun bisa menyebabkan cedera dan kematian.

Kami di Sisi Terang telah mempelajari barang-barang mana yang lebih baik dihindari demi keselamatan anak kita.

1. Bumper

Orang tua sering menggunakan bumper agar kepala si kecil tidak terbentur bilah ranjang bayi. Tapi aksesori indah ini bisa menjadi mimpi buruk bagi anak-anak. Para ahli mengingatkan bahwa bumper berbahaya dan meningkatkan risiko kematian mendadak pada bayi. Bumper tipe breathable pun bisa menyebabkan bayi mati kehabisan napas. Dianjurkan untuk menyimpan semua barang yang bisa menutup wajah bayi jauh dari ranjang bayi.

2. Gendongan bayi dengan alas sempit

Barang ini bagus untuk membentuk perawatan dan ikatan dengan bayi, tapi pada kebanyakan gendongan, bayi mungkin diletakkan dalam posisi paling tidak sehat. Dengan posisi kaki lurus, dan lutut serta panggul meregang, tulang belakang mengalami banyak tekanan dan ini meningkatkan risiko dislokasi panggul. Risiko ini pun cukup tinggi pada bayi-bayi yang di bawah 6 bulan.

Kita percaya bahwa menggendong bayi banyak keuntungannya, baik bagi orang tua maupun anak. Cuma ingat, gendongan ini harus memiliki dasar yang lebar, sehingga kaki akan berada dalam posisi huruf M yang tidak berbahaya bagi bayi.

3. Walker, jumper

Ketika bayi mulai bergerak di dalam rumah, sebagian orang tua menyerah kepada godaan untuk membeli walker atau jumper. Tapi ada beberapa alasan kenapa di beberapa negara seperti Kanada, baby walker dianggap barang ilegal. Produk ini memungkinkan anak-anak berjalan ketika otot-otot mereka belum siap untuk itu. Penggunaan walker berisiko besar menyebabkan terjadinya trauma, anak-anak bisa terjungkal, atau yang lebih parah, jatuh di tangga ke lantai bawah.

Dokter menemukan bahwa lambatnya perkembangan sering terlihat di antara anak-anak yang banyak menghabiskan waktu di dalam walker dan jolly jumper. Alasan di balik ini adalah anak-anak ini kehilangan masa di lantai yang berharga, meniadakan satu tahap perkembangan penting.

4. Kursi mandi bayi

Tiap kasus ketiga dari tenggelamnya anak-anak di bawah 2 tahun dalam air disebabkan oleh kursi mandi. Sebagian orang tua telah keliru menganggap bahwa penggunaan kursi ini adalah tindakan keamanan. Jika orang tua memiliki pemahaman yang keliru tentang hal ini, anak-anak bisa tergelincir ke dalam air dan tenggelam.

5. Boks bayi drop-side

Karena bayi banyak menghabiskan waktu di ranjangnya, lebih baik dipastikan keadaannya aman di sana. Orang tua berpengalaman menghindari ranjang bayi model drop side. Mereka tahu bahwa pagar boks bayi bisa bergeser dari jalurnya, menimbulkan celah antara kasur dengan bagian samping yang bisa dibuka ke bawah. Jika ini terjadi, anak-anak bisa cedera atau mati lemas kehabisan napas. Kecelakaan ini bisa dicegah dengan mudah ketika orang tua sadar akan bahaya ini dan memilih boks bayi klasik, tanpa pagar yang bisa diturunkan.

6. Selimut dan bantal untuk bayi

Di samping fakta bahwa bantal bisa menutup hidung dan mulut anak, orang tua juga harus ingat bahwa bayi tidak membutuhkannya. Bantal sama sekali tidak perlu untuk anak-anak di bawah 2 tahun, atau sebelum bahu bayi lebih lebar daripada kepalanya.

7. Gendongan bayi (yang dililitkan orang tua di lehernya)

Jenis gendongan bayi banyak sekali. Semua produsen menjanjikan gendongannya memiliki apa yang paling dibutuhkan si bayi kecil, tapi ingat bahwa gendongan yang dipakai orang tua di lehernya berisiko bisa membuat anak mati kehabisan napas. Dalam gendongan ini, anak-anak tidak bisa meregangkan tubuh dan dagu mereka menekan dada, sehingga bisa menyumbat saluran napas mereka.

Berhati-hatilah, para ahli menyarankan bahwa semua alat gendongan berpotensi bahaya bagi anak-anak berumur di bawah 4 bulan. Karena otot leher bayi masih lemah, jika mulut atau hidungnya tertutup, bayi tidak akan bisa bergerak dan bisa tercekik.

8. Tempat tidur miring

Orang tua melakukan segala cara agar bayi mereka tidur lebih nyenyak, karena cuma itu cara mereka bisa memiliki waktu luang. Tapi, tempat tidur miring tidak akan membantu bayi tidur lebih nyenyak. Selain itu, penelitian menyimpulkan bahwa bayi-bayi yang tidak tidur di atas permukaan rata tidak aman dan berisiko mengalami mati kehabisan napas.

9. Pelampung leher

Berenang adalah olahraga yang baik bagi bayi, dan mereka tidak butuh alat apa pun untuk itu. Pelampung leher ditemukan untuk anak-anak penyandang disabilitas dan dalam situasi lain dipakai sebagai barang rekreasi.

Orang tua menghindari produk ini sebab pelampung ini menghambat anak untuk bergerak aktif di air, membuatnya cuma mengapung dengan pasif di permukaan. Yang lebih parah adalah pelampung ini bisa kempis, atau anak mungkin tergelincir darinya.

Barang apa yang menurutmu lebih baik tidak dibeli? Adakah barang lain yang ingin kamu tambahkan ke dalam daftar ini? Bagikan kepada kami di kolom komentar, ya!

Sisi Terang/Kesehatan/9 Produk Bayi yang Tidak Akan Dibeli Orang Tua Berpengalaman
Bagikan Artikel Ini