Sisi Terang
Sisi Terang

6 Hal yang Terjadi Selama Siklus Menstruasi

Kita semua tahu fakta bahwa selama menstruasi, wanita masih bisa hamil. Namun, ada banyak hal lain yang bisa kita pelajari tentang tubuh. Siklus menstruasi adalah proses kompleks yang mengatur tubuh manusia. Tentunya, itu memengaruhi hidup wanita secara drastis.

Kami di Sisi Terang mengumpulkan beberapa fakta yang mungkin tidak diberi tahu oleh dokter kandunganmu dan kami akan membagikannya denganmu.

1. Hipokampus membesar.

Penelitian menunjukkan saat level estrogen naik, hipokampus membesar. Perubahan otak ini memengaruhi perilaku wanita. Peneliti mengungkap jika wanita pada fase siklus tertentu menerima perubahan perilaku mereka, itu bisa menjadi saat yang tepat untuk terapi, misalnya melawan perubahan suasana hati.

2. Hormon memengaruhi tubuh secara berbeda sesuai minggunya.

Hormon sangat berpengaruh pada tubuh. Normalnya, siklus menstruasi terlihat seperti ini:

  • Pada minggu pertama, kamu akan merasakan beberapa masalah menstruasi sebelum mulai haid. Lalu, level estrogen mulai naik, dan kamu mulai merasa lebih bugar.
  • Pada minggu kedua, kamu merasa sangat bugar, lalu level testosteronmu naik sebentar. Kamu mungkin merasa ingin lebih intim dengan pasanganmu.
  • Pada minggu ketiga, level estrogen turun drastis dan progesteron naik. Kamu bisa merasakan perubahan suasana hati dan murung.
  • Pada minggu keempat, estrogen dan progesteron turun, dan beberapa wanita mulai mengalami sindrom pramenstruasi (PMS).

3. Keram menstruasi bisa mengubah struktur otak wanita.

Menurut peneliti, keram menstruasi memengaruhi sekitar 20% sampai 90% wanita dewasa muda. Keram itu bisa berlangsung sampai 72 jam. Sebuah penelitian lain mengungkap bahwa wanita yang mengalami nyeri haid menunjukkan penurunan volume di bagian otak yang terlibat dalam proses transmisi, pemrosesan sensorik tingkat tinggi, dan pengendalian fungsi endokrin. Jika kamu merasa mulai tidak bekerja dengan baik, mungkin penyebabnya adalah keram menstruasi.

4. Keram menstruasi bisa menjalar.

Nyeri haid benar-benar bisa menjalar. Kadang, kamu bisa merasakan keram di beberapa tempat, misalnya kaki. Karena wilayah pelvis “tersusun dari jaringan saraf”, saat terjadi nyeri, hal itu juga memengaruhi kaki, punggung bawah, dan bokong.

Selain itu, kehilangan mineral penting selama menstruasi (seperti zat besi, magnesium, dan kalium) menguras tubuh, dan otot meresponsnya dengan kejang dan keram. Dokter juga berkata, “Itu seperti sarang dengan ranting yang terjalin. Jadi, jika terjadi nyeri di satu sisi [misalnya perut], kamu mungkin merasakannya di sisi lain [seperti punggung bawah].”

5. Siklus menstruasi bisa memengaruhi suara.

Ini bukan kabar baik untuk penyanyi, tapi penelitian mengungkap selama menstruasi, kamu mungkin mengalami sindrom vokal pramenstruasi. Artinya, kehilangan kekuatan vokal dan mengurangi kemampuan untuk bernyanyi. Pita suara yang kering bisa mempersulit pengendalian vibrato.

6. Menstruasi semakin sakit saat cuaca dingin.

Menurut dokter, wanita mengeluhkan menstruasi mereka semakin sakit saat cuaca dingin. Cuaca dingin juga bisa memengaruhi panjang siklus menstruasi. Pada cuaca hangat, siklus menstruasi lebih pendek 0,9 hari.

Fakta mana yang paling mengejutkan bagimu? Siklus minggu keberapa yang paling sulit bagimu?

Sisi Terang/Khusus cewek/6 Hal yang Terjadi Selama Siklus Menstruasi
Bagikan Artikel Ini