10 Sumber Kegelisahan yang Tersembunyi di Rumahmu

Mungkin terdengar mengejutkan, tapi membiarkan hewan peliharaanmu naik ke tempat tidur bisa memengaruhi kesehatanmu. Rumah seharusnya menjadi tempat paling tenang di dunia, tapi ada beberapa detail interior dan kebiasaan sehari-hari yang bisa membuatmu gelisah. Dari kamar mandi hingga ruang tamu, setiap ruangan punya detail tersendiri yang tidak kita sadari. Sialnya, detail ini mungkin memengaruhimu secara perlahan, bahkan tanpa kamu sadari.

Sisi Terang dengan hati-hati memeriksa seisi ruangan, dan kami tidak sabar untuk membagikan temuan kami kepadamu!

1. Terbangun karena suara alarm.

Bunyi mengagetkan yang membangunkanmu di pagi hari dapat memicu tubuhmu untuk memproduksi adrenalin dengan jumlah yang tidak biasa. Kalau terus berulang setiap hari dalam waktu yang lama, ini bisa menyebabkan anxiety atau kecemasan. Sebaliknya, terbangun karena cahaya jauh lebih sehat. Jadi kamu bisa mempertimbangkan mengganti alarmmu dengan alarm senyap, yang menyerupai sinar matahari dan membangunkanmu perlahan tanpa membuat tubuhmu stres.

2. Menaruh timbangan di kamar mandimu.

Ada istilah khusus untuk rasa takut terhadap timbangan di kamar mandi — gravitophobia. Jika kamu melihat benda ini setiap hari, kamu bisa ketagihan timbangan, artinya kamu terus menimbang berat badanmu. Nantinya, kebiasaan ini bisa berubah jadi perasaan tertekan yang mengganggu. Untuk menenangkan perasaanmu, kamu bisa menyembunyikan timbanganmu dan pastikan kamu hanya memakainya sekali seminggu atau sekali sebulan untuk memantau berat badanmu.

3. Memandangi diri sendiri terlalu lama.

Dalam sebuah penelitian, orang yang didiagnosis dengan gejala gangguan disformik tubuh (body dysmorphic disorder) diundang untuk berpartisipasi dalam sebuah eksperimen guna merasakan efek memandangi cermin. Pada akhir penelitian ditemukan kalau orang-orang yang diobservasi mulai menunjukkan tanda-tanda stres setelah melihat pantulan diri mereka terlalu lama.

Kalau kamu terlanjur fokus pada kekurangan di tubuhmu dan menyadari kalau kamu terus-menerus memeriksa pantulanmu di cermin, kamu tetap bisa mencegah stres dalam dirimu. Misalnya, kamu bisa mengganti cermin besar di rumahmu dengan yang lebih kecil supaya kamu tidak tergoda untuk selalu melihat pantulanmu.

4. Tidur bersama hewan peliharaanmu.

Banyak dari kita tidak bisa menahan diri untuk tidur bersama hewan peliharaan kita, meski hal ini lebih banyak efek buruknya daripada manfaatnya. Selain bulu hewan-hewan ini bisa menyebabkan alergi dan membuat kamu sakit, mereka juga bisa mengganggu tidurmu. Kurang istirahat sering dihubungkan dengan meningkatnya amarah, stres, serta banyak konsekuensi kesehatan negatif lainnya. Dalam hal ini, lebih baik memberi tempat tidur khusus untuk anabulmu.

5. Tidak memperhatikan suhu ruangan.

Cuaca yang terlalu ekstrem bisa memengaruhi suasana hati kita, dan suhu ruangan yang tepat penting untuk kesehatan mental kita. Jika suhu di sekitar kita terlalu dingin atau panas, kita bisa kurang semangat, stres, bahkan agresif. Suhu ruangan ideal yang meningkatkan produktivitas dan baik bagi kesehatan adalah 25 °C.

6. Mengumpulkan memori dalam satu tempat.

Menyediakan satu tempat khusus untuk seluruh foto anggota keluarga dan temanmu mungkin bukanlah ide yang bagus, karena kekacauan visual ini dapat menstimulasi otakmu secara berlebihan. Walhasil, ini bisa mengganggu fokusmu, membuatmu sulit merasa santai, bahkan bisa menyebabkan stres. Dalam hal ini, lebih baik menaruh masing-masing foto di bingkai yang terpisah dan letakkan di tempat yang berbeda-beda di seluruh rumahmu.

7. Menggunakan lampu yang salah untuk kamar tidurmu.

Lampu LED seharusnya tidak dipasang di kamar tidurmu karena lampu ini memancarkan cahaya biru berlebih. Ini bisa mengganggu tidur dan membuat tidurmu kurang nyenyak sepanjang malam yang menyebabkan meningkatnya rasa gelisah juga gangguan psikologis dan fisik lainnya. Lebih baik memilih lampu yang menghasilkan cahaya redup dan hangat.

8. Memilih warna cat dinding yang salah.

Ada hubungan antara warna hijau dan meningkatnya proses berpikir kreatif. Jadi warna ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk ruang kerja, baik di rumah maupun di studio. Merah bisa memberimu banyak energi, dan violet dihubungkan dengan keanggunan. Sedangkan, warna seperti kuning atau ungu bisa menimbulkan kegelisahan dan perasaan negatif. Selain itu, warna putih yang berlebihan di ruanganmu bisa menimbulkan perasaan tak nyaman.

9. Menyimpan makanan olahan di kulkas.

Sosis, salami, daging dalam kaleng, makanan yang digoreng, sereal olahan, permen, kue-kue, dan produk dari susu berlemak tinggi dianggap sebagai makanan yang melalui proses pengolahan yang panjang. Selain menyebabkan berbagai penyakit, makanan ini juga memengaruhi keadaan mental, menyebabkan gelisah dan depresi. Itulah sebabnya, jika memungkinkan, cobalah ganti makananmu dengan pilihan makanan buatan sendiri yang lebih sehat.

10. Bersantai dengan menonton televisi.

Menonton televisi mungkin terlihat seperti kegiatan santai bagi banyak orang di malam hari, tapi, ini bisa dikaitkan dengan munculnya rasa gelisah. Misalnya, sebagian acara TV, seperti berita, film dokumenter tentang kasus kriminal dan kejahatan, bisa memicu kegelisahan. Selain itu, duduk dalam posisi yang sama dalam waktu yang panjang membuat tubuhmu tidak aktif. Ini bisa menyebabkan stres dan kelelahan. Kalau kamu mau bersantai setelah bekerja, kamu bisa berendam untuk menenangkan diri dengan menambahkan garam atau melakukan yoga ringan.

Apa kamu sedang atau pernah melakukan hal yang disebut di atas? Yuk, kita diskusi di kolom komentar!

Kredit foto pratinjau Pedro Ribeiro Simões
Bagikan Artikel Ini