14 Makanan yang Masih Sering Kita Simpan dengan Cara Salah

Kita terbiasa menyimpan apa pun di kulkas: mulai dari buah-buahan, sayuran, permen, sampai roti. Beberapa orang juga menyimpan saus, bumbu marinade, dan makanan kaleng di kulkas untuk berjaga-jaga. Tapi meski menyimpan makanan dengan cara seperti ini bisa memperpanjang umur simpannya, sering kali cara ini malah bisa berbahaya bagi produk makanan yang kita simpan.

Sisi Terang sudah menemukan cara-cara menyimpan beragam jenis makanan. Kami pun sudah menyusunnya menjadi daftar kecil untukmu.

Bahan pangan yang sebaiknya disimpan di lemari dan terhindar dari sinar matahari:

  • Roti paling baik disimpan di kotak roti yang tertutup rapat dengan sedikit garam yang akan melindunginya dari jamur. Kalau ditinggalkan di tas belanja, rotimu akan tetap empuk, tapi kemungkinan besar akan berjamur dalam beberapa hari. Kantong plastik membuat roti tak bisa “bernapas” dan menciptakan kondisi sangat lembap yang disukai jamur. Akan tetapi, menyimpan roti di kulkas juga bukan ide yang bagus karena pada suhu yang lebih rendah, air menguap lebih cepat secara signifikan sehingga roti akan cepat basi.

    Nah, jika perlu menyimpan roti dalam waktu lama, kamu bisa memasukkannya ke lemari es. Rotimu akan tetap segar selama 4-6 bulan.
  • Cokelat sangat mudah disimpan. Sebaiknya, simpanlah di tempat yang dingin dan gelap. Kamu juga tidak boleh menyimpannya di kulkas. Perbedaan suhu yang ada akan menyebabkan munculnya uap air di permukaan cokelat yang berubah menjadi plak putih. Plak ini tidak terlalu memengaruhi rasa, tapi membuat cokelatmu terlihat kurang menarik.
  • Madu dipercaya tidak punya umur simpan atau hampir bisa disimpan selamanya, asalkan disimpan dengan benar. Kamu harus menyimpan madu di tempat yang dingin dan gelap, tapi bukan di kulkas. Jika disimpan di kulkas, madu mungkin mengkristal dan kehilangan beberapa manfaatnya.
  • Minyak zaitun sebaiknya disimpan pada suhu ruangan dan jauh dari sinar matahari langsung. Tapi jangan ditaruh di kulkas: suhu rendah akan menyebabkan pembentukan bercak atau lapisan putih di minyak — ini adalah air yang memadat.
  • Agar bawang bombai dan bawang putih tetap segar untuk waktu yang lama, sebaiknya simpanlah di tempat kering yang dingin, misalnya di kotak kecil di lemari. Kalau punya banyak stok bawang bombai, kamu bisa mengikatnya jadi satu dan menggantungnya.
    Di kulkas, bawang bombai dan bawang putih akan membusuk lebih cepat, terutama karena akan tertutup jamur.

Bahan pangan yang bisa disimpan di rak dapur atau di meja:

  • Jeruk dan buah sitrus lainnya bisa disimpan langsung di meja dapur. Buah-buahan ini takkan membusuk dalam waktu cepat. Jangan gunakan kulkas untuk menyimpannya — sebab suhu rendah kulkas akan membuat buah sitrus menjadi kurang enak dan kurang bermanfaat bagi kesehatan.
  • Menyimpan alpukat mungkin agak sulit. Kalau sudah matang, kamu bisa menyimpannya di kulkas karena suhu rendah akan mencegahnya membusuk. Tapi jika buahnya belum matang sepenuhnya, sebaiknya jangan simpan di kulkas karena udara dinginnya memperlambat proses pematangan.
  • Mentimun dapat disimpan di kulkas, tapi hanya untuk beberapa hari. Suhu kulkas akan membuat mentimun sangat cepat busuk. Untuk menjaga kesegarannya selama mungkin, kamu harus menyimpan mentimun di luar kulkas.
  • Terung tidak bisa tahan lama di suhu rendah. Di kulkas, sayuran ini akan melunak dan kehilangan semua manfaat baiknya dengan sangat cepat. Sebaiknya, simpanlah terung di suhu ruangan dan jauh dari sinar matahari langsung.
  • Meski kamu ingin sekali menyimpan tomat di kulkas, sebaiknya jangan — ini akan membuat tomat kehilangan cita rasa alaminya dan menjadikannya hambar. Udara dingin memperlambat proses pematangan alami tomat dan menghancurkan membran-membran tipis di dalamnya. Inilah yang membuat tomat kurang berair. Tomat harus disimpan di dalam keranjang atau kotak yang berventilasi cukup pada suhu ruangan.

Bahan pangan yang sebaiknya disimpan di kulkas:

  • Para ibu rumah tangga pasti berselisih pendapat tentang di manakah tempat terbaik untuk menyimpan telur. Beberapa mengatakan telur hanya akan tetap segar di kulkas, sementara yang lain mengatakan telur harus disimpan pada suhu ruangan. Tapi kedua kubu sama-sama setuju: telur tidak boleh disimpan di pintu kulkas karena perbedaan suhu yang ada justru jauh mengurangi umur simpan telur. Para ahli pun tidak menganjurkanmu mengeluarkan telur dari wadah tempatnya dijual agar kesegarannya terjaga untuk waktu yang lebih lama.
  • Menyimpan tepung mungkin terlihat mudah, tapi kenyataannya tidak. Kelembapan dan suhu yang tinggi bisa menyebabkan munculnya serangga dan jamur di tepung sehingga menjadi tidak layak makan. Pilihan terbaikmu adalah menyimpannya di stoples tertutup yang disimpan di kulkas atau lemari. Suhunya harus berkisar di antara 10 sampai 20 °C.
  • Meski banyak dari kita menyimpan kacang-kacangan pada suhu ruangan, ternyata ini bukan pilihan terbaik. Beberapa jenis kacang-kacangan (seperti almond dan walnut) hanya dapat disimpan selama 1-2 minggu dalam suhu hangat lalu akan membusuk.
    Sebaiknya, lindungi kacang-kacangan dari sinar matahari, kelembapan, dan suhu tinggi. Jadi, simpanlah di kulkas. Dengan begini, kacang-kacangan bisa disimpan sampai 9 bulan.
  • Tidak seperti peterseli sepupunya, seledri sebaiknya disimpan di kulkas. Tapi jangan dibalut menggunakan bungkus plastik — yang malah akan membuatnya membusuk. Sebagai gantinya, kamu bisa memakai foil aluminium.

Ada rahasia penyimpanan makanan yang kamu tahu? Silakan bagikan dengan pembaca lain!

Bagikan Artikel Ini