Sisi Terang
BaruPopuler
Inspirasi
Kreativitas
Luar Biasa

8 Makanan dan Minuman Ini Membantumu Tidur Malam Lebih Baik

Jika kamu merasa kamu termasuk orang yang sering mengantuk setelah menyantap makanan Lebaran dan menyalahkan ketupat atas rasa lelahmu, kamu mungkin sudah salah sangka. Ternyata, yang satu ini hanyalah mitos terbesar tentang makanan. Namun, ada makanan umum lainnya, seperti jenis kacang tertentu, yang benar-benar bisa membantumu tidur lebih cepat. Tidak hanya itu, makanan ini bisa mengobati insomnia dan membantumu tidur dengan tenang tanpa terbangun tengah malam.

Sisi Terang ingin kamu tahu 8 makanan dan minuman yang terbukti bisa membantu mengatasi masalah tidur, juga bonus tentang hal yang perlu kamu hindari.

1. Salmon

Ikan berlemak, khususnya salmon, kaya akan asam lemak omega 3 dan vitamin D. Kombinasi unik ini dipercaya sangat bermanfaat untuk mengobati insomnia. Alasannya adalah kedua kandungan ini membantu memproduksi lebih banyak serotonin, yang terbukti membuat kamu tidur lebih cepat.

Lebih spesifik lagi, orang dengan defisiensi vitamin D ditemukan cenderung memiliki masalah tidur. Dan salmon liar adalah salah satu sumber vitamin D paling banyak, sementara salmon ternak tidak.

2. Kacang almon dan kacang otak

Kacang almon kaya akan zat yang disebut melatonin. Zat ini juga kaya akan magnesium dan kalsium, dua mineral yang membantu ototmu menjadi relaks. Cara kerja magnesium adalah dengan mengurangi inflamasi yang bisa menyebabkan kecemasan dan rasa sakit pada penderita.

Kacang otak juga memiliki khasiat yang mirip dan mengandung triptofan, asam amino yang memicu kantuk. Asam ini diketahui telah membantu pasien yang menderita insomnia ringan. Selain itu, kacang otak kaya akan asam lemak, yang meningkatkan level serotonin, membantu kamu tertidur lebih cepat.

3. Teh herba

Teh kamomil, khususnya, memiliki dosis flavona dan apigenin yang tinggi. Di satu sisi, flavona mengurangi inflamasi yang menghasilkan kualitas tidur yang lebih bebas stres. Di sisi lain, apigenin adalah antioksidan bagus yang memiliki kemampuan untuk menambah kantuk dan mengurangi efek insomnia.

Passiflora adalah tanaman rambat yang dikenal membantu orang mengatasi insomnia, kecemasan, dan rasa sakit. Ini adalah obat umum yang, pada berbagai kejadian, telah membantu penderita mengurangi aktivitas otak. Ini ideal karena banyak yang merasa seluruh otak mereka aktif bahkan setelah mereka tidur.

4. Kiwi

Dalam sebuah studi yang diadakan tahun 2011, 24 peserta diberi makan dua kiwi satu jam sebelum tidur selama 4 minggu. Pada akhir periode ini, semua peserta merasakan pola tidur yang meningkat. Tidur mereka menjadi lebih baik, terlelap lebih cepat, dan tidak terbangun di tengah malam. Diyakini bahwa kandungan serotonin yang tinggi pada kiwi adalah alasan utamanya, yang dapat menjadi sangat bermanfaat untuk mengatasi insomnia.

5. Nasi putih

Karena tingkat glikemik yang tinggi, ditemukan bahwa nasi menambah kualitas tidur. Dalam sebuah studi dengan 1.848 peserta, disimpulkan bahwa mereka yang memakan lebih banyak nasi memiliki durasi tidur yang lebih baik. Selain itu, studi lama menunjukkan bahwa anak di bawah usia 2 tahun tidur lebih baik setelah mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik yang tinggi untuk makan malam mereka.

Studi yang sama menunjukkan bahwa nasi menambah produksi melatonin dan triptofan. Perlu diketahui juga bahwa orang Jepang mengonsumsi sejumlah besar nasi setiap hari. Jadi, diperkirakan bahwa properti makanan ini memainkan peran besar dalam memberi dampak positif pada kebiasaan tidur mereka.

6. Ceri asam yang segar dan jus ceri asam

Ceri asam atau getir kaya akan serat, antoksidan, vitamin, dan mineral dan suatu studi telah menunjukkan bahwa properti tersebut bisa mengatasi insomnia. Kandungannya mengurangi inflamasi, juga menambah tingkat melatonin.

Melatonin diproduksi oleh tubuh secara alami, tetapi mungkin tidak cukup bagi mereka yang menderita insomnia. Oleh sebab itu, menyertakan bantuan tambahan, seperti mengonsumsi ceri, dapat meningkatkan level melatonin. Perlu diingat bahwa melatonin tidak akan membuatmu langsung tertidur, tetapi hanya akan membantumu relaks lebih cepat.

7. Ruku-ruku (holy basil)

Ruku-ruku atau kemangi hutan adalah bahan herba yang berasal dari Asia. Ini sudah terbukti merupakan penghilang stres yang membantu banyak orang tidur lebih baik.

Cara kerja daun ruku-ruku adalah dengan mengurangi kortisol di dalam tubuh. Manfaat ini bertanggung jawab untuk meningkatkan level stres kita sehingga membuat kita tidak mengantuk dan insomnia. Jadi, kamu bisa menambahkan herba ini ke dalam pasta atau, yang lebih umum, rendam dalam air panas dan minum airnya seperti meminum teh.

8. Havermut

Seperti makanan lain yang disebutkan di atas, havermut juga mengandung triptofan. Tidak hanya itu, makanan ini juga kaya akan vitamin B3, yang membantu produksi serotonin. Vitamin ini adalah tameng yang bagus untuk melawan kolesterol, juga merupakan antioksidan yang baik.

Telah ditemukan bahwa defisiensi vitamin B3 bisa menyebabkan kecemasan, kelelahan, dan hilang ingatan. Pada beberapa kesempatan, banyak orang yang menderita depresi karena defisiensi vitamin ini. Hal ini berarti bahwa memakan havermut tidak hanya akan meningkatkan serotonin yang membantu kamu tidur lebih baik, tetapi juga akan melindungi kamu dari depresi.

Bonus: Hindari meminum teh hitam atau apa pun yang mengandung kafein.

Bukan rahasia lagi bahwa kafein terkandung di banyak minuman seperti kopi, teh, dan kakao. Sebagai zat psikoaktif, kafein menstimulasi aktivitas otak, karena itulah kamu meminumnya di pagi hari setelah bangun tidur. Selain itu, kafein mengacaukan tingkat melatonin di dalam darah kita, artinya membuat kita tetap terjaga lebih lama jika dikonsumsi sebelum tidur.

Jadi, tidak hanya membuatmu tetap bangun lebih lama, kafein juga mencegah kamu terlelap. Sebuah studi mengungkapkan bahwa mengonsumsi kafein 6 jam sebelum waktu tidur mengurangi tidur kamu hingga 41 menit. Jika kamu mengalami masalah tidur, kamu harus mempertimbangkan untuk mengurangi kopi, teh hitam, atau soda sebelum tidur.

Pernah mencoba makanan di atas sebelum tidur? Atau apa kamu pernah menemukan sesuatu yang meningkatkan kualitas tidurmu?

Kredit foto pratinjau Pxhere.com, Pixabay.com
Bagikan Artikel Ini