Sisi Terang
BaruPopuler
Inspirasi
Kreativitas
Luar Biasa

15 Tanaman Penghias Taman yang Tidak Butuh Banyak Usaha, Tapi Hasilnya Indah

Selain membuat halaman depan dan belakang rumahmu terlihat indah, berkebun juga mengurangi stres, mencerahkan suasana hati, dan mengubahmu menjadi orang yang lebih bahagia. Meski semuanya terdengar indah, banyak dari kita tidak punya waktu atau energi untuk memelihara taman cantik yang kita mau. Untungnya, ada banyak tanaman indah yang membutuhkan sedikit atau bahkan tanpa usaha sedikit pun, sehingga kamu, yang mungkin tidak punya pengalaman berkebun, bisa ikut menanamnya.

Kali ini, Sisi Terang sudah memilihkan sejumlah tanaman dengan perawatan mudah yang bisa membuat teman-teman berpikir kalau kita jago berkebun.

1. Viburnum.

Kelebihan: Tanaman ini tahan kekeringan, tapi setelah sekian lama tidak disiram, tanaman ini tetap membutuhkan sedikit air. Beberapa varietas viburnum bahkan hijau sepanjang tahun.

Kekurangan: Mungkin membutuhkan pemangkasan jika kamu menginginkan bentuk tertentu.

Musim tanam terbaik: Pada musim semi atau gugur.

2. Kamelia.

Kelebihan: Tanaman ini hijau abadi dan mekar dari musim gugur sampai musim semi. Beberapa varietasnya bisa hidup sampai 100 tahun.

Kekurangan: Kamelia membutuhkan penyiraman secara teratur saat baru ditanam, tapi yang sudah tumbuh lama bisa bertahan dengan sedikit air tambahan.

Musim tanam terbaik: Musim semi.

3. Hosta.

Kelebihan: Tidak membutuhkan perawatan khusus kalau kamu tinggal di tempat bermusim dingin karena bisa dengan mudah menyesuaikan ke suhu rendah dengan menjadi dorman. Tersedia dalam berbagai macam warna.

Kekurangan: Bisa mengundang rusa dan siput.

Musim tanam terbaik: Awal musim semi atau awal musim gugur.

4. Lilac.

Kelebihan: Harum, tidak terlalu pilih-pilih tanah, dan tidak perlu disiram secara teratur.

Kekurangan: Dibutuhkan pemangkasan.

Musim tanam terbaik: Awal musim semi.

5. Coleus.

Kelebihan: Coleus tumbuh dengan cepat dan lebih suka keteduhan parsial, tapi beberapa varietas mampu tahan terhadap sinar matahari dengan baik. Selama tanahnya lembap, coleus akan tetap tumbuh subur.

Kekurangan: Coleus rentan terhadap suhu rendah, tapi dapat dengan mudah dipindahkan ke pot dan hidup di dalam ruangan.

Musim tanam terbaik: Tanam di dalam ruangan 8-12 minggu sebelum musim dingin terakhir, lalu pastikan tanahnya bersuhu minimal 15 ºC sebelum dipindahkan ke luar ruangan.

6. Peony.

Kelebihan: Jika teratur disiram, peony bisa bertahan di satu tempat sampai 50 tahun.

Kekurangan: Hanya mekar sekitar 7-10 hari.

Musim tanam terbaik: Musim gugur.

7. Ajuga.

Kelebihan: Tumbuh subur di tempat teduh dan kembali mekar setiap tahun. Juga mampu bertahan hanya dari curah hujan dan tidak butuh pupuk.

Kekurangan: Pada dasarnya, ini adalah gulma, jadi, bisa agak invasif.

Musim tanam terbaik: Musim semi atau musim gugur.

8. Euphorbia.

Kelebihan: Masa mekarnya lama dan tahan kekeringan.

Kekurangan: Beberapa varietasnya berumur pendek.

Musim tanam terbaik: Awal musim gugur atau musim semi.

9. Lantana.

Kelebihan: Mekar sepanjang tahun di daerah non-beku dan hijau abadi, tahan kekeringan, dan tanaman dewasanya membutuhkan sedikit atau bahkan tanpa pupuk.

Kekurangan: Membutuhkan sinar matahari selama 6-8 jam sehari.

Musim tanam terbaik: Pertengahan hingga akhir musim semi.

10. Perisai Persia.

Kelebihan: Tumbuh subur dalam iklim atau cuaca apa pun dan sangat kuat. Tanaman ini juga sangat menarik dengan daunnya yang berwarna-warni.

Kekurangan: Membutuhkan pupuk setiap 2 minggu pada musim panas, tapi tak butuh pupuk pada musim dingin. Tanaman ini juga harus dipindahkan ke dalam ruangan saat musim dingin karena tidak bisa bertahan dalam cuaca dingin.

Musim tanam terbaik: Sepanjang tahun dan di dalam pot terlebih dulu.

11. Coreopsis.

Kelebihan: Tanaman ini mekar untuk waktu yang lama, hanya butuh penyiraman sesekali selama musim kemarau, dan tidak membutuhkan pupuk.

Kekurangan: Meski butuh banyak air begitu ditanam, Coreopsis tidak butuh banyak air setelahnya.

Musim tanam terbaik: Awal musim semi sampai musim gugur.

12. Agave.

Kelebihan: Hampir tidak membutuhkan air sama sekali, jadi, cocok untuk area kering.

Kekurangan: Rentan membusuk jika disiram air terlalu banyak.

Musim tanam terbaik: Musim semi atau awal musim gugur.

13. Kucingan atau catmint.

Kelebihan: Tahan panas dan kekeringan, beraroma mint, dan durasi mekar beberapa varietasnya termasuk lama.

Kekurangan: Sering diserang trips.

Musim tanam terbaik: Kapan saja dari musim semi hingga awal musim gugur.

14. Butterfly weed.

Kelebihan: Menyukai sinar matahari dan area kering, sehingga tidak butuh banyak air. Tidak membutuhkan pupuk.

Kekurangan: Mungkin tidak berbunga selama beberapa tahun pertama.

Musim tanam terbaik: Awal musim semi.

15. Lamb’s ear.

Kelebihan: Tanaman ini hijau sepanjang tahun dan tumbuh meski pada musim kemarau, bahkan di tanah yang tidak subur. Tanaman ini juga memiliki dedaunan berbulu yang tidak biasa dan mungkin menghasilkan bunga berwarna merah muda atau ungu pada musim panas.

Kekurangan: Kondisi lembap mungkin menyebabkan penyakit daun.

Musim tanam terbaik: Musim semi.

Tanaman mana yang mau kamu tambahkan ke tamanmu? Tanaman apa saja yang sudah kamu punya? Apa hal yang paling tidak kamu suka dari merawat taman indah?

Kredit foto pratinjau shutterstock.com, depositphotos.com
Bagikan Artikel Ini