Sisi Terang
BaruPopuler
Inspirasi
Kreativitas
Luar Biasa

20+ Hal Aneh dari Korea Selatan yang Membuat Kita Ingin Berkemas dan Pergi ke Sana

Tahun 2019, Korea Selatan mendapatkan peringkat pertama pada daftar negara paling inovatif di dunia. Bahkan Singapura, AS, dan Jepang kalah dari Korea Selatan. Para turis dan orang-orang bisa melihat sendiri bahwa gaya hidup orang Korea sangat berbeda dibandingkan negara lain. Korea Selatan bisa mengejutkan, mencengangkan, dan bahkan memesona. Beberapa detail dari budaya Korea Selatan begitu keren, kami ingin melihatnya diterapkan di negara-negara lain.

Sisi Terang yakin bahwa foto dan fakta tentang kehidupan di Seoul serta kota-kota Korea Selatan lainnya akan memungkinkan warganet untuk mengenal lebih lanjut tentang budaya negara ini.

“Aku sadar kalau aku meninggalkan dompet berisi semua kartuku di dekat ATM. Aku kembali dan barangku masih ada di sana. Orang-orang di Korea Selatan sangat jujur.”

Kompleks apartemen di Korea ini sedang dicat, jadi para petugasnya membungkus semua mobil di area parkir agar tidak terkena cat.

Jika kamu parkir di tempat yang sedang dicat, mobilmu kemungkinan besar akan dibungkus dengan kantong seperti ini.

Ruang laktasi yang hampir sempurna ini ada di dalam mal. Ada dapur dengan pendingin air, kulkas, dan microwave. Ada pula ruangan khusus dengan kasur dan bangku.

Di toko produk kecantikan, mereka memberikan sampel sebanyak yang kita inginkan. Di restoran, mereka membawakan camilan sebanyak yang kita mau sebelum hidangan utama secara gratis. Mereka juga bisa menyajikan teh, minuman, dan makanan penutup gratis!

Makan malam di Korea Selatan menyertakan sejumlah besar piring di meja meskipun kamu cuma memesan satu menu.

"Hadiah sambutan selalu menggunakan cara yang sama dan semuanya memiliki makna. Detergen dan sabun menandakan makin banyak busa, makin besar pendapatan. Dan tisu toilet adalah simbol seluruh kesulitan hidup yang menggulung seperti tisu toilet.

Mobil listrik kecil di Korea Selatan sama populernya seperti sepeda di negara-negara Eropa.

Mereka harus bekerja keras sampai tidak selalu punya waktu untuk menata rambutnya.

Ada perpustakaan di stasiun bawah tanah tempat kamu bisa mendaftar menggunakan tanda pengenal dan memilih buku untuk dibaca di jalan.

Sering kali, di Seoul, kamu bisa melihat mobil menyembul keluar dari pintu garasi. Tidak ada banyak ruang di Korea, jadi bahkan garasi pun tidak selalu cukup besar.

Slot parkir berdasarkan gender di area parkir Korea ini memiliki penerangan yang cukup dan kameranya lebih banyak agar wanita lebih aman.

Saku transparan ini memungkinkan kamu menonton film di ponsel saat menaiki bus Seoul.

Tempelan komedo untuk bayi, benda yang anehnya laku di swalayan Korea Selatan.

“Ini adalah tempat pencucian pakaian setempat. Aku sudah tinggal di Korea Selatan selama 10 tahun dan baru pertama kalinya aku melihat ini. Aku paling terkesan dengan blok batu/semen bawaannya yang dalamnya bergerigi untuk digunakan sebagai papan cuci.”

“Orang Korea suka sekali melakukan peregangan dan mereka bisa melakukannya di mana saja: di tempat kerja, di halte bus, atau bahkan di dalam pesawat, di mana saja asal mereka bisa duduk lama sambil memperbaiki aliran darah. Mereka suka pijatan dan melakukannya dengan berbagai cara. Mereka juga sering memanfaatkan pohon untuk melakukan ini.”

“Kami suka ’menyakiti’ kaki kami. Di taman, kamu bisa melihat jalanan landai khusus. Orang Korea menapakinya tanpa sepatu agar merasa lebih sehat. Sakit, tapi menyenangkan!”

Wadah Twix untuk ketika kamu tidak ingin menghabiskan semuanya

“Di Korea Selatan, para pria sangat akrab dan suportif satu sama lain. Misalnya, mereka sering meletakkan tangan mereka di pundak koleganya. Mereka bahkan saling memijat dan ini adalah hal yang normal.”

“Rumah merupakan hal yang wajib dimiliki untuk menikah. Real estat sangat mahal dan pasangan muda tidak selalu mampu membeli rumah. Banyak orang menolak untuk berkeluarga lantas tinggal sendiri.”

Di Korea Selatan, hobi seorang bos penting untuk diketahui karyawannya. Bos sering menanyakan bawahannya untuk berkegiatan bersama mereka di akhir pekan. Untuk menolaknya, mereka harus menjelaskan rencananya, dilakukan jam berapa, serta lokasinya.

Kota Jeju memiliki tempat menenangkan: area parkir yang menerapkan sistem kejujuran (honor system). Kamu hanya perlu memasukkan koin sejumlah waktu kamu memarkirkan kendaraan. Tanpa listrik, tanpa petugas, tanpa tiket, tanpa struk, hanya ada kepentingan bersama dalam mendukung kota ini.

Hal apa yang paling membuatmu takjub tentang gaya hidup orang Korea dan apa yang menurutmu berlebihan?

Kredit foto pratinjau storpweber / instagram
Bagikan Artikel Ini