Sisi Terang
BaruPopuler
Inspirasi
Kreativitas
Luar Biasa
Sisi Terang

10 Kebiasaan Sehari-hari yang Merusak Rumah

Hampir semua orang tahu bahwa meninggalkan baju di mesin cuci itu tidak baik. Selain itu, piring kotor sebaiknya langsung dicuci. Namun, terkadang pekerja rumah tangga paling berpengalaman pun bisa membuat kesalahan yang sama saat membersihkan dan membereskan rumah. Masalahnya, mereka mungkin menggunakan tips umum yang tampaknya benar, tapi ternyata itu bisa berbahaya.

Sisi Terang membuat daftar kebiasaan membersihkan rumah yang membuat usahamu sia-sia dan bahkan bisa membahayakan kesehatanmu dan keluarga.

Menyapu lantai

Bagi sebagian orang, menyapu lantai adalah cara cepat untuk membersihkan lantai rumah. Tapi sebenarnya, membersihkan dengan sapu tidak bisa dibilang efektif. Bersih-bersih seperti ini tak menghilangkan bahkan 1/10 kotoran di rumah. Partikel debu beterbangan dan menempel di perabot, sementara partikel kasar lain melapisi lantai, sehingga membuatnya seperti berdebu. Itu sebabnya, alih-alih menyapu lantai, gunakan penyedot debu. Itu akan membuat proses pembersihan lebih efektif dan rumahmu akan tetap bersih untuk waktu yang lama.

Menggunakan talenan plastik daripada kayu

Ada mitos bahwa talenan plastik lebih higienis daripada talenan kayu dan itu tidak sepenuhnya benar. Kayu berpori dan menyerap bakteri dengan baik, tapi bakteri akan tenggelam dan pada akhirnya mati. Sementara itu, talenan plastik aman sampai adanya goresan. Bahan sintetis bisa menjadi tempat bakteri berkembang biak, dan disinfeksi menyeluruh pun tak akan bisa benar-benar menghilangkannya.

Mencuci talenan dengan sabun cuci piring

Sabun cuci piring efektif membersihkan sisa makanan dari talenan. Tapi goresan dan guratan pada talenan juga mengandung sisa makanan kecil yang tak terlihat mata — dan setelah menyerap sabun, sisa makanan itu akan berpindah ke makanan lain yang dipotong di talenan. Sebaiknya bersihkan talenan dengan bantuan hidrogen peroksida.

Membuang bubuk kopi dan air rebusan pasta/nasi di bak cuci

Bubuk kopi yang dibuang ke bak cuci sering kali menyumbat saluran pembuangan. Ini karena konsistensi bubuk kopi yang istimewa. Bubuk kopi menempel pada timbunan lemak di pipa dan membentuk sumbatan di sana. Hal yang sama terjadi pada air yang dibiarkan setelah merebus pasta atau nasi. Cairan lengket dengan cepat menempel pada bagian dalam dinding pipa, tapi larut dengan lambat sehingga meningkatkan risiko tersumbatnya saluran pembuangan.

Merapikan tempat tidur setelah bangun

Berita ini mungkin membuat senang orang yang tersiksa karena harus membereskan tempat tidur pagi-pagi. Masalahnya, tempat tidur apa pun memiliki tungau. Tungau adalah organisme kecil yang memakan sel kulit mati manusia. Tempat yang hangat dan lembap ideal untuk mereka. Saat membereskan tempat tidur tepat setelah bangun, kita menciptakan lingkungan yang sempurna untuk mereka. Nantinya, ini bisa menyebabkan reaksi alergi parah, termasuk asma bronkial, rinitis alergi, dan konjungtivitis. Itu sebabnya sebaiknya buka tempat tidurmu sebentar agar kering.

Selalu membuka gorden

Orang yang rumahnya terkena sinar matahari harus memperhatikan ini. Jika kamu ingin perabot dan lantai parketmu tetap indah selama mungkin, pastikan tutup gorden atau penutup jendela saat matahari menyengat. Karena sinar UV berlebih, perabot dan lantai kayu bisa cepat pudar dan berubah warna.

Menyimpan handuk di kamar mandi

Handuk yang digantung di kamar mandi bisa menjadi sarang jamur dan bakteri. Kelembapan, panas, dan oksigen adalah tempat ideal mereka untuk berkembang biak. Itu sebabnya agar tidak merusak kulit, sebaiknya ganti handuk setiap 2 hari. Dan jangan lupa keringkan dengan benar.

Mengembalikan sikat kloset ke tempatnya setelah digunakan

Jika kamu mengembalikan sikat kloset ke tempatnya tepat setelah menggunakannya, mikrob dari kloset akan masuk ke tempat sikat dan mulai berkembang biak. Untuk menghindari ini, sebaiknya gantung sikat di atas lubang kloset dengan menjepitnya di antara lubang dan dudukan untuk sementara agar kering.

Membuang daun teh sisa ke kloset

Jangan membuang daun teh ke kloset. Jika kamu terus melakukan ini, permukaan lubang kloset akan menjadi cokelat gelap karena kandungan tanin di dalam teh. Akan sulit mengembalikan warna putih lubang kloset nantinya.

Menyemprot sabun pembersih langsung ke permukaan

Menyemprotkan sabun pembersih langsung ke permukaan perabot dan kaca akan membentuk lapisan tipis cairan yang tak kasatmata. Itu bisa membuat debu dan kotoran semakin menempel. Sebaiknya tuangkan sabun ke lap atau spons terlebih dahulu.

Kamu tahu tips lain agar bersih-bersih lebih cepat dan efektif?

Bagikan Artikel Ini